Sehat Semua, Semua Sehat


Di siang hari yang tidak terlalu bolong, alkisah ada seorang panglima perang sedang jalan-jalan dengan menunggang kuda dan kelima anjingnya di tengah hutan. Lalu, ketika panglima itu sedang makan pisang dengan asiknya, tiba-tiba ia mendengar suara merdu dari kejauhan. Perlahan-lahan, ia mengendap-ngendap bersama kudanya yang bernama Batman mencari sumber suara tersebut. Karena takut ketahuan, akhirnya panglima tersebut menaruh Batman si kuda betina di dekat sebuah pohon besar dan iapun terus berjalan, pelan-pelan dengan penuh penasaran, siapa gerangan wanita yang memiliki suara seindah itu.

Ketika suara itu semakin dekat, dibalik semak-semak, panglima itu melihat keadaan di sekitarnya. Dimana terdapat danau tanpa ujung yang dikeliling rumput liar. Ketika itulah, matanya bertemu dengan sesosok bidadari bersarung hijau. Ya, dia adalah seorang putri duyung berambut merah dan berdada kerang! Saat itu juga si langsung jatuh hati. Tidak hanya kepada suaranya yang menyentuh kalbu, tetapi juga kepada parasnya yang luar biasa cantik bagaikan putri tanpa kaki.

Lalu ia mencari akal, bagaimana caranya untuk mendekati putri duyung tersebut. Ia pun mulai memutar otak, sambil mengobok-obok isi tasnya. Di dalam tasnya ternyata terdapat hanya terdapat dua benda, 1 buah apel sisa dari perbekalannya, dan satu lagi spidol yang ia bawa untuk mencoret-coret hutan dan pohon-pohon dengan lambang asmoro, simbol keperkasaan dan kebesaran hatinya.

Ia bingung, kira-kira yang mana yah barang yang akan diberikannya kepada si Putri Duyung Juara Renang ini? Kegalauannya memberikan sinyal-sinyal kepada alam semesta yang ternyata sinyal tersebut ditangkap oleh si Peri Bulan yang suka menolong. Melihat kebimbangan sang panglima, Peri Bulan pun berinisiatif memberikan sihir mejiknya dengan menaburkan bubuk bubuk emas berkilauan kepada apel dan spidol tersebut lalu tak lama kemudian langsung terdengar bunyi “cring cring cring” tanda keajaiban tiba.

Apakah panglima sadar bahwa ia dibantu oleh Peri Bulan? Tentu saja tidak. Ia hanya bisa kaget tiba-tiba apel di tangan kanannya, dan spidol di tangan kirinya bisa bergerak dan menggeliat-geliat sendiri. Peri Bulan memang selalu bekerja dengan cara yang misterius. Setelah menggeliat-geliat asik, kedua benda itu sekarang memiliki mulut! Dan langsung lah mereka berceloteh ria sebelum panglima tersebut dapat berpikir sedikitpun. Penasaran kan sama celotehnya? Yuk kita simak dan nguping sama-sama!

Apel : Hai Panglima Ganteng! Kamu lagi bingung ya?

Spidol : Eh ga usah ditanya udah keliatan tau mukanya galau gitu

Apel : Ih aku kan orangnya perhatian dan penuh empati, week

Spidol : Idih gitu aja bangga. Cuh. (sambil monyong lalu memalingkan muka)

Apel : Bodo. Eh iya, panglima lagi bingung yah mau ngasih apa buat ngedeketin mbak mbak rambut merah itu? (sambil ngeliat ke arah panglima) Pilih aku aja lagi. Aku kan keren. Nanti Panglima bisa makan aku bareng si mbak-rambut-merah itu. Romantis kan kan. Apalagi kalo makan aku, panglima sama mbak-mbak itu kan bisa sehat, terus panjang umur, terus awet deh barengan terus sampe jadi nenek-nenek sama kakek-kakek. Daripada milih dia (sambil ngelirik ke si spidol), gak asik dia orangnya. Bentuknya cungkring, kayak belalang sembah.

Spidol : EEEEH Yey jangan sembarangan yah bok kalo ngomong. Jangan panglima, panglima pake aku aja. Aku bisa dipake buat nulis surat cinta buat ngegombalin si eneng-duyung-sarong-ijo itu. Pasti si eneng jadi klepek klepek deh. Nanti panglima pasti gak cuma dapetin hatinya, tapi dia pasti juga gak bisa berenti mikirin panglima! Terus panglima kan jenius, nanti panglima bisa pake aku untuk ngajarin warga hutan lainnya, secara aku kan tebel gitu lho kalo dipake buat nulis, jadi yang baca bisa banyak orang, panglima tambah terkenal dan beken karena kejeniusan panglima! Nah, nanti dia tambah kepincut lho, soalnya buat cewek kan kalo cowok itu yang seksi otaknya. Hihi. Buat apa sehat badannya, tapi kalo gak sehat pikiran dan hatinya? kalo ada aku kan panglima bisa bikin si eneng jadi sehat hatinya karena seneng terus, dan juga menyehatkan pikiran karena jadi pinter! (senyum senyum bangga)

Setelah mendengarkan pembicaraan kedua benda tersebut, si panglima pun berpikir, kalau dua-duanya bisa menyehatkan, kenapa harus memilih salah satu? Dengan akal jeniusnya, ia pun melubangi bagian tengah buah apel tersebut, dan menaruh spidol itu ke dalamnya. Sehingga dengan demikian ia berharap bisa membuat si Putri Duyung sehat secara jasmani dan rohani.

Pada saat ia berjalan mendekati si Putri Duyung, ternyata pucuk dicinta ulampun tiba, ya, putri duyung itu sedang sakit kepala. Sehingga tidak bisa berpikir dan ia menjadi meriang karena terlalu banyak berenang. Malu-malu panglima mendekati Putri Duyung, dan mereka pun berkenalan. Belum lama mereka bercengkrama, tiba-tiba, datang seorang Raja Duyung membawa garpu raksasa, ternyata beliau merupakan ayah dari Putri Duyung. Beliau sangat geram melihat panglima berdekatan dengan putri satu-satunya yang berambut merah itu.

“Siapa kamu berani-beraninya mendekati putriku?” kata baginda raja dengan lantang.

“Saya cuma panglima baginda raja, yang mempunyai spidol dan apel, yang bisa menyehatkan badan Putri anda dan juga menyehatkan pikiran Putri Anda” Panglima pun menjawab dengan sedikit takut.

“Wuah kamu mahkluk jenius. Baik aku restui engkau dengan putriku, buatlah dia sehat dan juga pintar karena dia yang akan meneruskan kerajaan lautku”

“Baik baginda, akan saya jaga baik-baik Putri anda sampai pantai memisahkan kami berdua”

Dan mereka pun menikah, dan memiliki anak yang pandai berenang dan sekaligus berkuda. Ketika beranjak dewasa, anak tersebut menjadi seorang pengusaha apel yang terkenal di pelosok dunia, karena bakat pemasaran yang diturunkan ayahnya, yaitu, beli apel gratis spidol.

Advertisements

6 Comments on “Sehat Semua, Semua Sehat”

  1. kristiagie says:

    Wow, u’re the best story teller I ever knew!!!
    Ehh ilustrasi produk gambar kamu mirip yang ada di blog rara lo say.. šŸ™‚

    • mungkin prototype nya mirip iaa.. tetapi dari ide dasarnya sendiri beda. karena konsep dasarnya bukan menulis, tetapi lebih kepada bahwa pada dasarnya apel dan spidol itu bisa sama-sama menyehatkan. tapi satu menyehatkan pikiran, dan satu menyehatkan badan.

      idenya rara lebih kepada inovasi gabungan antara apel dan spidol itu sendiri. seperti misalnya marker yang memiliki wangi seperti apel. hanya kebetulan saja gambarnya yang mirip. šŸ™‚

  2. Marcell C. says:

    Cerita yang menarik!

  3. Laurentius Radit N. says:

    Teruslah bercerita!

  4. Kakak Merri mau dong sekali-kali dibacaain cerita hehehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s